TUGAS AKHIR LINGKUNGAN BISNIS
BISNIS DESAIN GRAFIS
Di Susun Oleh :
Nama
: Yusuf Affandi
NIM
: 16.11.0224
Kelas
: 16-SITI-04
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
TAHUN AKADEMIK 2016/2017
Bidang desain grafis merupakan salah satu bisnis yang cukup menjanjikan, karena saat ini banyak sekali perusahaan maupun organisasi yang membutuhkan jasa desain grafis untuk mendesain sebuah iklan/promosi/pesan yang ditujukan kepada khalayak. Belum lagi komunitas, partai, dan institusi pemerintah yang terkadang juga membutuhkan jasa desain grafis. Maka, bisnis jasa desain grafis layak kita coba karena cukup prospektif. Namun sangat direkomendasikan, jika kita memang berminat pada bidang ini, kita setidaknya harus punya skill untuk mengoperasikan beberapa software untuk mendesain seperti Corel Draw maupun Adobe Photoshop.
Secara umum seorang desain grafis professional bisa mengeluti bidang jasa fotografi, jasa pembuatan logo, gambar, branding, desain t-shirt sampai pada bidang percetakan yang memang sangat erat hubungannya dengan desain grafis. Bidang desain grafis sangat memungkinkan berdikari sendiri menjadi sebuah unit usaha mandiri. arena desain grafis adalah tugasnya merancang gambar atau pola beserta text yang dibutuhkan oleh perorangan atau lembaga. Salah satunya, anda ingin mengembangkan jasa pembuatan logo, kita harus jeli dalam memasarkan jasa di berbagai perusahaan atau instansi yang membutuhkan pembuatan logo.Demikian juga dengan yang lainnya.
B. ISI
Sebagian besar orang mengira bahwa mereka yang bisa disebut sebagai desainer grafis adalah orang yang mahir menggunakan photoshop, corel draw, flash, dan softwere desain lainnya. Ternyata persepsi atau tanggapan seperti itu salah, itu semua hanyalah alat untuk menciptakan sebuah desain saja bahkan mungkin itu semua hanyalah kebutuhan nomor sekian yang di butuhkan oleh desainer grafis.
Yang terpenting untuk menjadi seorang desainer grafis adalah kemampuan berkomunikasi dalam implementasi kreasi visual yang dihasilkan dari olah pikir imajinasi. Konsep desain yang tertuang dalam goresan pena terasa hampa jika tanpa makna dan fungsi. Illustrasi terasa hambar tanpa adanya estetika. Dengan alat yang namanya akal pikiran inila kita bisa mengolah karya grafis yang bermanfaat, punya fungsi dan punya nilai estetis.Peralatan utama yang biasa digunakan oleh desainer grafis adalah akal, mata, tangan,alat-alat tradisional (seperti pensil atau tinta), dan komputer.
Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Bagaimanapun, alat yang paling penting dan paling diperlukan dalam desain adalah akal (imajiner). Pikiran yang kritis, observasional, kuantitif, dan analitik juga dibutuhkan untuk merancang dan merealisasikan ide tersebut. Pikiran yang kritis, juga diperlukan untuk mengkomposisi sebuah desain.Apabila sang pendesain hanya mengikuti sketsa, naskah atau instruksi.
10 Keuntungan Menjadi Desainer Grafis
1. Mengekspresikan Kreatifitas Kamu
Sebagai seorang desainer grafis kamu bisa dengan leluasa mengekspresikan kreatifiasmu. Jika kamu merasa gelisah dengan masalah politik dinegeri ini, kamu bisa mengekspresikannya dengan membuat beberapa desain yang menyindir bagaimana politik dinegeri ini.
2. Menjalankan Studio Sendiri
Kamu ingin memiliki studio desain sendiri? Sekarang saatnya kamu mulai mewujudkan impian itu. Jangan ditunda lagi. Skill desain yang kamu miliki memungkinkan kamu untuk mewujudkan mimpi tersebut. Sekarang tinggal niat kamu saja. Jangan terlalu berekspektasi terlalu tinggi, cukup ciptakan studio desain kamu dari kecil-kecilan dulu. Cari nama, buat desain logo, dan promosikan.
3. Bekerja di Rumah / Dimana Saja
Sebagian orang mengatakan bekerja full-time dikantor kadang membuatnya kehilangan kreatifitas, tapi sebagai desainer grafis kamu bisa bekerja dimana saja yang kamu mau. Dengan catatan, kamu memang tidak terikat pada jam kantor atau sebagai freelancer. Jika kamu belum bisa membangun studio desain kamu sendiri, kamu bisa memulai dengan menjadi freelancer terlebih dahulu. Hitung-hitung mengasah skill dan mencari pengalaman.
4. Potensial Freelancer
Jika kamu ingin memulai karir sebagai freelancer, desain grafis sangat berpotensial untuk hal ini. Seperti poin sebelumnya, dengan menjadi freelancer kamu bisa bekerja dimana saja, kapanpun tanpa harus terikat waktu (cuma deadline yang mengikat). Saat ini banyak website yang membantu para freelancer mendapatkan projek. Di Indonesia sendiri ada sribu.com, sribulancer, project.co.id, freelancer.co.id kalau di luar ada 99design.com, elance.com, upwork.com, freelancer.com, dan banyak lagi.Selain itu, peluang dari jenis desain juga banyak, ada desain logo, pakaian, website, iklan, kemasan dan lain-lain.
5. Belajar Sendiri (Otodidak)
Skill desain grafis tidak harus diasah dari bangku formal saja, seperti kuliah dikampus desain. Lebih dari itu, skill desain akan semakin meningkat karen sering dilatih. Kamu bisa belajar dari banyak tutorial, lebih banyak baca buku untuk bidang ini, dan yang terpenting mempunyai passion di bidang desain.
6. Cuma Bermodalkan Software Desain Dan Kreatifitas
Jika kamu memulai karir sebagai seorang freelancer kamu tidak memerlukan modal yang begitu besar. Kamu tidak perlu alat berat, truk, atau material lainnya. Kamu hanya butuh komputer yang mumpuni dan software desain seperti Adobe Ilustrator atau Photoshop. Dan hal yang terpenting adalah kreatifitas, kerja keras dan pengembangan diri. Yap, kedengarannya cukup mudah, tapi kamu membutuhkan banyak latihan untuk bersaing agar bisa mencapai permukaan. Rajinlah membaca dan melihat-lihat referensi desain.
7. Stabilitas pekerjaan
Dengan begitu banyak peluang, kemungkinan besar bahwa seorang desainer grafis akan selalu memiliki pekerjaan. Masalah ekonomi dapat menyebabkan kenaikan kebutuhan iklan. Semakin besar pertumbuhan sebuah perusahaan akan sangat perlu untuk mempekerjakan desainer grafis. Meskipun kompetitif, pasar desain grafis tumbuh dan tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Iklan yang efektif dapat membuat atau menghancurkan sebuah perusahaan, sehingga menyewa seorang ahli desainer grafis merupakan langkah pertama untuk meningkatkan pemasaran.
8. Basis Klien besar
Beberapa bisnis memiliki basis klien yang terbatas, namun setiap bisnis membutuhkan desainer grafis. Jika sebuah bisnis akan melakukan pemasaran, maka perusahaan perlu merancang bahan-bahan untuk senjata pemasaran mereka. Disinilah peran penting dari desain grafis. Selama bisnis terus berkembang dan bisnis baru terus muncul, maka desainer grafis akan selalu memiliki banyak pekerjaan. Dengan demikian, persaingan semakin ketat setiap hari, sehingga kamu akan perlu untuk bekerja lebih keras untuk naik kepermukaan.
9. Berpotensi Untuk “Repeat” Bisnis
Klien yang sama kemungkinan akan menjadi pelanggan berharga untuk mendapatkan lebih dari satu pekerjaan. Kita tidak tahu kebutuh perusahaan klien. Jika pertumbuhan perusahaannya bagus, untuk mengembangkan bisnisnya, sudah pasti mereka membutuhkan pemasaran yang akan menggandeng desainer grafis untuk menyiapkan bahan-bahannya. Pelayanan yang baik kepada klien kemungkinan akan membuat klien itu kembali kepada kamu. Ini akan menguntungkan, untuk menutup target bulananmu.
10. Marketing yang Mudah
Ada banyak cara untuk melakukan marketing. Salah satunya dengan menggunakan media online berupa website. Klien yang masuk dari studio desain saya semuanya berasa dari online. Kami tidak menggunakan media offline, tapi hampir 99% klien datangnya secara online. Media online ini bagi saya sangat efektif untuk melakukan pemasaran. Hanya perlu biaya tahunan untuk domain dan hosting, dan beberapa teknik seo website. Atau kamu bisa memajang portfolio kamu di website komunitas seperti kreavi.com, behance.com atau dribbble.com.
Itulah beberapa keuntungan yang bisa kita dapat dengan menjadi desainer grafis, apakah anda tertarik menjadi seorang desainer grafis? Dan apabila anda tertarik tentunya Ada langkah-langkah persiapan awal yang harus dilakukan untuk memulai bisnis desain grafis dengan memanfaatkan media internet adalah sebagai berikut:
Langkah-langkah persiapan:
1. Yang pertama dan utama tentu ialah keahlian Anda dalam menggunakan program dan piranti lunak yang berhubungan erat dengan dunia desain grafis. Beberapa program pengolah grafis di antaranya yang paling sering digunakan ialah Adobe Illustrator, Beneba Canvas, CorelDraw, Macromedia Freehand, Metacreations Expression, Adobe Photoshop, Corel Photo Paint, Macromedia Xres, Metacreations Painter, dan sebagainya. Ini merupakan modal utama Anda dalam menjalankan usaha.
2. Desain grafis berkaitan dengan selera, dan selera merupakan hal yang sangat subjektif. Anda harus sebisa mungkin mengerti selera pelanggan. Untuk ini, Anda harus sedikit bersabar terutama jika menghadapi pelanggan yang suka memperhatikan detil-detil yang rumit dan sulit.
3. Perbarui dan perdalam pengetahuan mengenai tren terbaru dalam dunia desain grafis. Ini merupakan sebuah dunia dengan tingkat kreativitas yang tinggi sehingga akan menjadi sebuah kelebihan bagi usaha Anda jika dapat selalu mengikuti perkembangan atau bahkan akan lebih baik jika memberikan sebuah terobosan baru (menjadi trend setter).
4. Jalin hubungan yang baik dengan sebanyak mungkin terutama dengan orang yang Anda pandang akan menjadi calon klien potensial.
5. Kemampuan komunikasi interpersonal yang baik diperlukan untuk mempromosikan diri Anda sendiri. Saat bernegosiasi (karena tidak ada patokan pasti mengenai tinggi rendahnya harga suatu layanan desainer grafis), Anda harus menggunakan kemampuan ini untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Langkah-langkah realisasi:
1. Buatlah sebuah riwayat hidup yang berisi prestasi apa saja yang sudah Anda capai dalam berbagai bidang pekerjaan dan sebuah portfolio yang berisi contoh-contoh desain milik Anda yang dipandang paling baik.
2. Patok harga layanan dengan bijak. Menentukan tarif memang agak memusingkan karena tidak ada standar pasti. Namun, Anda akan dapat menetapkan standar sendiri setelah melakukan survei dan observasi terhadap desainer grafis lainnya. Mungkin awalnya Anda harus mematok harga yang relatif lebih rendah agar dapat bersaing tetapi sedikit demi sedikit Anda harus menaikkannya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kualitas layanan Anda.
3. Adakan kerjasama dengan individu atau organisasi yang sekiranya membutuhkan jasa desain grafis. Orang-orang atau perusahaan yang bergelut di bidang film, periklanan, atau media massa biasanya sangat membutuhkan jasa seorang desainer grafis.
Langkah-langkah marketing:
1. Bergabung dan rajin-rajinlah berinteraksi dengan sesama desainer grafis freelance lainnya dalam berbagai forum offline/ online, wadah, maupun komunitas. Beberapa tempat yang bisa menampung ialah kaskus.us, www.ruangfreelance.com, dan sebagainya. Interaksi dengan orang-orang yang menekuni bidang yang sama akan memberikan wawasan dan pengetahuan yang lebih banyak. Anda juga akan mendapatkan lebih banyak peluang. Terkadang dijumpai sesama desainer grafis freelance yang saling bekerjasama dan mendirikan usaha bersama-sama agar bisa menjaring peluang yang lebih banyak.
2. Rajin kunjungi situs-situs yang menjadi penghubung antara freelancer dan calon pelanggan, seperti scriptlance.com, elance.com, odesk.com, dan sebagainya.
3. Buatlah blog dengan nama Anda sendiri. Jadikan blog Anda menjadi sebuah portfolio online yang bisa diakses oleh calon pelanggan kapan pun dan di mana pun. Dengan memiliki sebuah blog (baik gratis atau berbayar), Anda bisa ‘memamerkan’ kepiawaian Anda dan menarik orang untuk bekerjasama dengan Anda.
4. Miliki akun jejaring sosial. Banyak desainer grafis freelancer yang menggunakan jejaring sosial untuk berinteraksi dan menjaring peluang kerjasama. Semakin banyak terhubung, semakin besar peluang Anda mendapat job order.
5. Tetapkan harga yang wajar dan bersaing. Sebaiknya pelajari harga yang dipatok pesaing kemudian baru tentukan harga layanan Anda. Berikan layanan yang lebih berkualitas dengan harga yang sama. Atau berikan harga yang relatif lebih tinggi namun juga mampu memberikan kepuasan lebih tinggi bagi pelanggan.
6. Tawarkan potongan harga jika ada yang memesan dalam jumlah tertentu.
Tantangan:
1. Persaingan yang sudah ketat harus membuat Anda terus-menerus mencari klien. Untuk itu, jadilah proaktif dalam melihat peluang sehingga kesempatan tidak lari begitu saja.
2. Bekerja di bidang desain grafis akan sulit bertahan tanpa daya kreasi yang kuat dan senantiasa produktif. Maka dari itu, Anda harus selalu memompa kreativitas dengan sesering mungkin mencari inspirasi di luar hal yang sudah Anda geluti tiap hari.
C. REFERENSI





3 Komentar
BHBJBK
BalasHapusVHBVHJ
Hapusnbjhbkjhk
Hapus